Ethernet Frame Field

Pengertian beberapa penjelasan dalam ccna chapter 9 yang saya pelajari tentang ethernet. Berikut ini adalah ethernet frame field yang dimana sudah saya artikan dalam bentuk bahasa Indonesia.


IEEE 802.3
7
1
6
6
2
46 to 1500
4
preamble
Start of frame delimiter
Destination address
Source address
Length/type
802.2 header and data/paylod
Frame check sequence


Preamble
Field Preamble adalah sebuah field berukuran 7 byte yang terdiri atas beberapa bit angka 0 dan 1 yang dapat melakukan sinkronisasi dengan perangkat penerima. Setiap byte dalam field ini berisi 10101010.

Start of Frame Delimiter
Field Start Delimiter adalah sebuah field berukuran 1 byte yang terdiri atas urutan bit 10101011, yang mengindikasikan permulaan frame Ethernet yang bersangkutan. Kombinasi antara field Preamble dalam IEEE 802.3 dan Start Delimiter adalah sama dengan field Preamble dalam Ethernet II, baik itu ukurannya maupun urutan bit yang dikandungnya.

Destination Address
Field Destination Address adalah field berukuran 6 byte yang sama dengan field Destination Address dalam Ethernet II, kecuali dalam IEEE 802.3 mengizinkan ukuran alamat 6 byte dan juga 2 byte. Meskipun demikian, alamat 2 byte tidak sering digunakan.

Source Address
Field Source Address adalah field berukuran 6 byte yang sama dengan field Source Address dalam Ethernet II, kecuali dalam IEEE 802.3 mengizinkan ukuran alamat 6 byte dan juga 2 byte. Meskipun demikian, alamat 2 byte tidak sering digunakan.

Length/type
Field Length adalah sebuah field yang berukuran 2 byte yang mengindikasikan jumlah byte dimulai dari byte pertama dalam header LLC hingga byte terakhir field Payload. Field ini tidak memasukkan header IEEE 802.3 atau field Frame Check Sequence. Ukuran minimumnya adalah 46 (0x002E), dan nilai maksimumnya adalah 1500 (0x05DC).

Data/Payload
Untuk sebuah frame Ethernet II, Payload berisi sebuah protocol data unit (PDU) yang dimiliki oleh sebuah protokol lapisan yang lebih tinggi. Ethernet II dapat mengirimkan data dengan ukuran maksimum 1500 byte. Karena Ethernet memiliki fasilitas untuk mendeteksi adanya kolisi dalam jaringan, maka dalam frame-frame Ethernet II harus terdapat payload paling tidak 46 byte. Jika memang payload yang dimiliki oleh protokol lapisan yang lebih tinggi kurang dari 46 byte, maka data tersebut harus diisi dengan beberapa bit kosong, agar tetap memiliki panjang 46 byte.

Frame-Check Sequence (FCS)
FCS selalu berukuran 4 byte. FCS memastikan bahwa data yang diterima adalah benar data yang dikirimkan. Sistem pengirim memproses bagian FCS dari frame tersebut melalui sebuah algoritma yang disebut cyclic redundancy check (CRC). CRC ini mengambil nilai dari field di atas (field sebelum CRC) dan menciptakan sebuah angka yang terdiri dari 4 byte. Ketika sistem destinasi menerima frame tersebut, sistem akan menjalankan algoritma CRC yang sama dan membandingkannya dengan nilai yang ada di field FCS. Jika sistem destinasi menemukan kecocokan, sistem akan berasumsi bahwa frame ini tidak mengandung error dan melakukan proses terhadap informasi didalamnya. Jika perbandingan tersebut gagal, station destinasi akan berasumsi bahwa sesuatu telah terjadi pada frame tersebut dalam perjalanannya dan meminta agar copy lain dari frame tersebut dikirimkan kembali oleh sistem pengirim.



0 komentar:

recent posts